Pesawaran (wajah.co)— Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Pesawaran, melakukan pemantauan rutin harga bahan pangan pokok, sekaligus pengecekan ketersediaan menjelang bulan Ramadhan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Hendra Sulistiyo mengatakan, kegiatan pemantauan harga bahan pangan ini, memang rutin dilakukan oleh pihaknya, guna mengetahui situasi dan kondisi di lapangan.
“Kegiatan ini dilakukan guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, karena harga dan pasokan pangan penting karena sangat rentan terhadap gejolak harga dimana bahan pokok kebutuhan primer yang selalu dibutuhkan masyarakat,” ujarnya, Rabu (28-1-2026).
Dirinya mengatakan, berdasarkan pantauan harga di pasar Rowo Rejo Kecamatan Negeri Katon, ada beberapa bahan pangan yang mengalami kenaikan maupun penurunan.
“Seperti cabe rawit merah dari Rp45 ribu naik menjadi Rp50 ribu, kemudian cabe merah turun dari Rp35 ribu menjadi Rp30 ribu, cabe rawit hijau turun dari Rp55 ribu menjadi Rp45 ribu, lalu telor ayam dari harga Rp28 ribu menjadi Rp27 ribu,” ujar dia.
“Kemudian, untuk beras tingkat penggilingan mengalami penurunan, yang sebelumnya Rp13 ribu menjadi Rp12.800 ribu, lalu Gabah Kering Giling (GKG) turun dari Rp7.800 ribu menjadi Rp7.400 ribu,” kata dia.
Menurutnya, adanya kenaikan harga cabe rawit merah, disebabkan faktor cuaca, yang telah memasuki musim penghujan, hal ini yang menjadi faktor utama adanya kenaikan harga.
“Namun kami memastikan ketersediaan bahan pangan pokok aman untuk mencukupi kebutuhan masyarakat, kami juga berusaha untuk mencegah fluktuasi harga yang tidak wajar dan memastikan harga tetap stabil, lalu mengantisipasi dan mencegah penimbunan bahan pangan pokok yang dapat menyebabkan kelangkaan,” katanya. (pps)


