Lampung Tengah — Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela meninjau progres pembangunan ruas jalan provinsi Wates–Metro di Kabupaten Lampung Tengah yang telah lama dinantikan masyarakat, Jumat (17/7/2026). Proyek senilai Rp15 miliar dengan konstruksi beton rigid sepanjang sekitar 1,4 kilometer tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan ditargetkan rampung pada akhir Agustus 2026 setelah progres pekerjaan mencapai 41 persen.
Wakil Gubernur Jihan Nurlela mengatakan, pembangunan ruas Wates–Metro merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Lampung dalam meningkatkan kualitas infrastruktur, khususnya pada ruas-ruas jalan yang telah lama menjadi kebutuhan masyarakat.
“Hari ini kami melakukan monitoring pembangunan ruas jalan Wates–Metro di Lampung Tengah. Setelah sekitar 11 tahun dinantikan masyarakat, melalui kebijakan Bapak Gubernur Rahmat Mirzani Djausal, pembangunan ruas ini akhirnya dapat direalisasikan,” ujar Jihan.
Hingga pertengahan Juli 2026, progres pembangunan telah mencapai 41%. Pemerintah Provinsi Lampung optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target pada akhir Agustus 2026 sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Dalam peninjauan tersebut, Jihan juga meminta pelaksana pekerjaan memberikan perhatian khusus terhadap sistem drainase. Menurutnya, drainase yang berfungsi dengan baik menjadi faktor penting untuk menjaga kualitas konstruksi jalan serta mencegah kerusakan akibat genangan air.
Selain meningkatkan konektivitas antarwilayah, ruas Wates–Metro juga berperan strategis sebagai jalur distribusi hasil pertanian dan akses mobilitas masyarakat di kawasan dengan kepadatan penduduk yang cukup tinggi. Keberadaan jalan yang mantap diharapkan dapat memperlancar aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan pelayanan transportasi bagi masyarakat.
Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mengawal penyelesaian pembangunan ruas Wates–Metro agar rampung sesuai target. Perbaikan infrastruktur jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Lampung Tengah. (Pemerintah Provinsi Lampung). (nur)


