PESAWARAN (wajah.co) – Pada sesi kedua debat Pilkada Pesawaran, kedua pasangan calon (paslon) menyampaikan strategi dalam mengatasi masalah kemiskinan yang ada di kabupaten yang berjuluk Bumi Andan Jejama.
Paslon 01 Aries Sandi-Supryanto dan Paslon 02 Nanda-Antonius menjawab pertanyaan dari panelis dari pandangan berbeda untuk menurunkan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Aries Sandi calon Paslon 01 mengungkapkan, bahwa sekitar 50 persen penduduk Pesawaran bekerja di sektor pertanian.
Dan untuk mendukung para petani, kata dia, pihaknya berencana bekerja sama dengan PT Pusri guna menyediakan pupuk gratis. Sekaligus memperbaiki sistem irigasi untuk memastikan ketersediaan air yang memadai di sawah.
Selain itu, Aries juga menekankan pentingnya pemberian modal bagi UMKM di Pesawaran, yang menurutnya terbukti efektif dalam menurunkan angka kemiskinan.
“Bantuan modal ini akan mendorong pertumbuhan usaha kecil dan membuka lebih banyak lapangan kerja,” tegas Aries.
Sementara itu, Paslon 02, melalui calon wakil bupati Antonius M. Ali menjawab tantangan kemiskinan memperbaiki fasilitas pendukung, khususnya dalam pendidikan kejuruan, agar lulusan memiliki keterampilan yang relevan untuk memasuki dunia kerja.
Paslon 02 juga akan mengusulkan strategi mendatangkan investor untuk berinvestasi di Pesawaran, yang diharapkan dapat menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan.
“Kami mendukung pengembangan sektor mikro, kecil, dan menengah, karena Pesawaran memiliki banyak potensi yang dapat membawa nilai tambah jika diolah dengan baik,” ujar Anton.
Apalagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kunci utama dalam mengurangi kemiskinan melalui penurunan angka pengangguran di Pesawaran, ucapnya.
Diketahui, kedua paslon berharap bahwa melalui berbagai program ini, masyarakat dapat merasakan perbaikan ekonomi dan menciptakan peluang kerja yang lebih baik di Pesawaran bila terpilih menjadi pemimpin di Bumi Andan Jejama. (Jay)


