Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Wujud Program Swasembada Pangan, Bupati Dendi Salurkan Bantuan untuk Petani

PESAWARAN (wajah.co) — “Biofortifikasi adalah upaya peningkatan kandungan nutrisi pada tanaman padi melalui teknik pemuliaan tanaman. Program ini diharapkan dapat menghasilkan varietas padi yang tidak semata mengandung karbohidrat, akan tetapi mengandung zat gizi lainnya seperti vitamin, zat besi maupun mineral.”

Hal itu dikatakan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, saat melakukan kunjungan kerja di Desa Trisnomaju Kecamatan Negeri Katon, terkait program pengembangan Biofortifikasi padi dan melakukan peninjauan fasilitas Rice Milling Unit (RMU) dan Dryer Senin, (4/11/2024).

Menurut Bupati, Biofortifikasi padi adalah salah satu kegiatan yang sangat dibutuhkan untuk mendukung program pengentasan stunting dan peningkatan gizi masyarakat.

Tak hanya program Biofortifikasi, Bupati Dendi juga mengunjungi fasilitas pengolahan padi berupa RMU dan Dryer yang berada di Desa Trisnomaju, Kecamatan Negeri Katon, yang merupakan infrastruktur vital dalam rantai pengolahan padi pasca panen.

Dendi juga menyatakan, RMU dan Dryer dapat digunakan untuk mempermudah kegiatan para kelompok tani dalam melakukan pengeringan pasca panen agar dapat langsung diproses menjadi beras dan meningkatkan kualitasnya.

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

“Para kelompok tani dan masyarakat tidak lagi harus menunggu cuaca panas untuk menjemur padi. Dan juga program-program pasca panen dapet berjalan tepat waktu,” kata dia.

Bupati juga menjelaskan, bahwa program Biofortifikasi dan pembangunan RMU dan Dryer ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah produk. Mulai dari penanganan saat panen, pasca panen, hingga pengolahan hasil.

“Dengan upaya yang berkelanjutan ini, diharapkan nilai tambah produk pertanian dapat memberikan dampak positif terhadap pendapatan keluarga petani,” harapnya.

Sementara Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Kabupaten Pesawaran Sam Herman menambahkan, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan di Kabupaten Pesawaran, pihaknya dan instansi terkait secara bergulir menyalurkan bantuan setiap tahun.

“Pada kegiatan hari ini Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga memberikan bantuan berupa benih padi inbrida, pupuk NPK, dan pestisida,” jelasnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi kekeringan, Pemerintah Kabupaten Pesawaran menyediakan irigasi dan mesin pompa air. Dan di Kecamatan Negeri Katon, saat ini terdapat 38 titik irigasi perpompaan yang diproyeksikan dapat mengairi sawah seluas lebih dari 500 hektar.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

“Dalam rangka mendukung Swasembada Pangan maka Kabupaten Pesawaran ikut andil dalam memberikan kontribusi terkait dengan pangan, khususnya di Provinsi Lampung. Dan berharap, bantuan dan pembangunan RMU dan Dryer ini, para Kelompok Tani bisa menghasilkan produksi padi yang meningkat dan menjadikan para petani makmur dan sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Pardi, Pengurus Kelompok Tani Desa Trisnomaju, Kecamatan Negeri Katon mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Pesawaran atas bantuan yang diberikan tersebut.

Menurut dia, bantuan ini sangat membantu para kelompok tani di Desa Trisnomaju untuk memperbaiki kualitas dari hasil panennya.

“Bantuan ini sangat berguna bagi kami terutama disaat panen raya baik jagung maupun padi saat terkendala musim hujan,” ucapnya. (Indra)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments