Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Sampah Plastik Masih jadi Soal di Pesawaran

Ilustrasi (Foto.Net)

PESAWARAN (Wajah.co) — Sampah plastik masih menjadi persoalan yang mesti harus diselesaikan di Kabupaten Pesawaran.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup (DPLH) Linda Sari, kepada media ini, Jumat (22/11/2024).

Linda menjelaskan, sebagai langkah upaya penyelesaian sampah plastik ini, DPLH Pesawaran berencana akan mengelola sampah ini untuk pembuatan bijih plastik dan dibuat menjadi barang tepat guna.

“Caranya kami akan membeli alat Extruder untuk pembuatan bijih plastik. Serta melakukan pengelolaan sampah plastik menjadi batako dan barang-barang yang bermanfaat lainnya,” ungkap Linda.

Kemudian, lanjut dia, pihaknya juga akan mengimplementasi teknologi dalam pengelolaan sampah di Pesawaran saat ini, sebagai salah satu upaya mengurangi sampah di Bumi Andan Jejama sebesar 30 persen di tahun 2025.

BACA JUGA:  Jalin Sinergi, Kapolres Sambangi Balai Wartawan PWI Pesawaran

“Pemkab Pesawaran sedang menjajaki untuk menggunakan alat pembakaran Sampah minim karbon, untuk mengatasi sampah yang sudah tidak dapat di daur ulang,” jelasnya.

“Langkah lainnya adalah DPLH Pesawaran juga akan mendorong masyarakat untuk memilah sampah organik dan non-organik dengan pembentukan bank sampah. Sehingga dengan adanya bank sampah, diharapkan menimbulkan kebiasaan setiap rumah tangga memilah sampahnya dari rumah,” kata Linda.

Sementara untuk mempercepat yang berefek pada efektifitasnya secara masif, Linda mengungkapkan bahwa pihaknya terkendala oleh beberapa masalah yang hadapi, baik dari segi anggaran, sumber daya, maupun regulasi.

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

Akan tetapi, dia menambahkan, DPLH berusaha mencari jalan keluar, seperti dari segi anggaran yang tidak memadai dalam Pengadaan Sarpras, dengan merangkul pihak swasta untuk dapat memberikan bantuan program CSR yang berupa kontainer sampah dan tempat sampah.

“Begitupun masalah SDM, kami menggandeng kelompok swadaya masyarakat (KSM) Berkah Mandiri Sejahtera, untuk memberikan edukasi kepada kelompok masyarakat dalam pembentukan dan pembinaan Bank Sampah. Seperti hingga saat ini, Pesawaran sudah membentuk 13 Bank sampah,” ungkapnya. (Jay)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments