Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Banjir Rendam Tiga Kecamatan di Pesawaran, Telukpandan Terparah

PESAWARAN (wajah.co)– Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Pesawaran pada Jumat (17-1) lalu memicu terjadinya banjir di tiga kecamatan: Kecamatan Kedondong, Waykhilau serta terparah di Kecamatan Telukpandan.

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, Desa Sukajayalempasing, Kecamatan Telukpandan menjadi lokasi yang paling terdampak, setidaknya 170 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian sekitar 30-50 cm. Sedangkan di Kecamatan Kedondong dan Waykhilau, banjir menenggelamkan 42 rumah.

Selain banjir, hujan lebat juga mengakibatkan pohon tumbang di ruas jalan Wayratai– jalan penghubung kecamatan Telukpandan, Padangcermin menuju Kecamatan Wayratai.

Merespon hal itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama jajaran dan dinas terkait meninjau langsung lokasi terdampak banjir serta menyerahkan sejumlah bantuan peralatan dan bahan makanan di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Telukpandan, pada Sabtu (18-1-2025).

BACA JUGA:  Jalin Sinergi, Kapolres Sambangi Balai Wartawan PWI Pesawaran

“Kami mengingatkan untuk seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan di musim penghujan ini. Selain itu, mari kita jaga aliran sungai agar tidak tersumbat dan menghindari pembangunan di daerah rawan banjir,” imbau Dendi.

Camat Telukpandan, Salfani mengatakan bahwa peristiwa banjir itu terjadi pada Jum’at, (17-1) sekira pukul 18.00 WIB. Hujan deras yang terjadi selama kurang lebih dua jam membuat air sungai meluap dan masuk ke pemukiman warga.

“Selain banjir, tanah longsor juga terjadi di kawasan Villa Gardenia, Dusun 2 Ario, yang menimbun Jalan Raya RE. Martadinata dengan material tanah dan batu. Upaya pembersihan menggunakan alat berat dilakukan, dan arus lalu lintas kembali normal pada pukul 20.00 WIB,” kata Salfani.

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

Kepala BPBD Pesawaran Sopyan Agani, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan dan penanganan dampak bencana untuk memastikan kebutuhan warga terpenuhi.

“Saat ini situasi sudah terkendali, namun pendataan dan penanganan akan terus kami lakukan. Kami jiga berkoordinasi dengan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan,” katanya.

Selain itu, menurut Kepala Puskesmas Hanura, Nazlina Mayanti, dalam rangka mengakomodir akses kesehatan warga, Puskesmas Hanura juga turut membuka posko pelayanan bagi masyarakat yang terdampak di Desa Sukajaya dan sekitarnya.

“Kami mencatat enam pasien yang mengeluhkan diare, sakit kepala, dan muntah-muntah. Posko akan buka dari pukul 08.00 WIB hingga selesai hingga kondisi benar-benar aman,” ujar Nazlina Mayanti. (Red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments