Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Uring-uringan

PESAWARAN (wajah.co)– Kawanku uring-uringan karena klub bola jagoannya kalah dalam pertandingan dini hari kemarin. Setengah mengumpat, dia lampiaskan kekesalan dengan menyulut sebatang rokok kretek kesukaannya.

“Bisa bisanya Manchester United kebobolan di babak kedua,” kata kawanku tadi, setelah batang rokok terselip di bibirnya yang menghitam terbakar nikotin.

Dia lalu menjentikan abu rokok di atas asbak yang hampir penuh dengan puntung rokok. Aku hanya manggut manggut mendengarkan cerita kawanku.

Merasa mendapat pendengar, kawanku tadi lantas meneruskan cerita. “kecewa berat lah, kenapa tim jagoanku kalah sama Chelsea, apa kali ini wasitnya curang ya?, atau pelatihya kurang kompeten,” kata kawanku tadi dengan nada menuduh.

Kata kawanku, kekalahan tim setan merah asal Inggris itu memang bukan cuma kali ini saja, saat laga melawan The Blues– julukan untuk tim Chelsea. Bahkan delapan laga selama Liga Inggris kali ini tak menunjukan kabar gembira, karena MU hanya mengoleksi kekalahan demi kekalahan.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Tak hanya itu saja, kekecewaan dia juga bertambah saat gool MU dianulir oleh wasit sehingga batal mendapat poin. Wasit mendapat perintah dari VAR (Video Assistant Referee). Program artifisial yang konon bisa memudahkan kerja wasit untuk lebih obyektif.

Pencetak gool dari Setan Merah dinilai memasukan bola dalam posisi offside. Mungkin itulah yang menyulut kekesalan kawanku tadi. Hingga jadi bawa-bawa perasaaan (baper) karena timnya kalah.

Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga kadang dihadapkan dengan rasa kecewa karena tidak susuai ekspektasi. Begitu juga dalam Pilkada di Kabupaten Pesawaran. Alangkah baiknya kita tetap mendukung pilihan kita, namun juga jangan mudah terbawa perasaan hingga terlalu fanatik.

Karena fanatisme akhirnya menyulut hal yang tidak baik, bisa saja dimulai dengan menghardik siapapun yang berseberangan pilihan. Hardikan itu kemudian berlanjut hingga saling ejek, saling tebar kabar bohong hingga saling memfitnah.

BACA JUGA:  Jalin Sinergi, Kapolres Sambangi Balai Wartawan PWI Pesawaran

Memangnya kita mau perpecahan cuma karena beda pilihan, tentu tidak kan?. Seperti nasehat orang bijak, kita memang tidak dilarang beda pendapat. Bahkan penceramah ada yang bilang berbeda pendapat adalah berkah, yang dilarang adalah menimbulkan perpecarahan dan permusuhan.

Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang nanti akan digelar pada 24 Mei 2025 adalah momentum penting untuk pembangunan Pesawaran. Suksesi kepemimpinan daerah, sekaligus menjadi harapan masyarakat untuk memajukan Bumi Andan Jejama.

Mari salurkan hak suara kita, apapun hasilnya nanti adalah yang terbaik untuk kita. Mari salurkan hak pilih kita tanpa ada permusuhan dengan sesama.

“Makanya, dukung tim jagoan tak perlu sampe fanatik, dan jangan baper, biar gak terlalu kecewa,” kataku kepada kawanku tadi. Tabik pun!. (Rifat Arif)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments