PESAWARAN (wajah.co)– Fasilitas kesehatan yang merata dan dapat diakses semua warga, menjadi harapan masyarakat di Kabupaten Pesawaran.
Karena itu, masyarakat kabupaten setempat menyambut baik rencana pengembangan Klinik Ridho Husada II di Desa Cimanuk, Kabupaten Waylima.
Hal itu terungkap saat peletakan batu pertama oleh CEO Klinik Ridho Husada II, Khuzil Afwa Kahuripan di Desa Cimanuk, Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran, Rabu (4-6-2025).
“Fasilitas kesehatan ini sebagai pengembangan dari klinik yang sebelumnya sudah dibangun pada 2014. Kini kami akan mengembangkan di atas lahan seluas satu hektare dan ditargetkan menjadi pusat layanan kesehatan yang representatif bagi masyarakat sekitar, khususnya warga Desa Cimanuk dan sekitarnya, ” kata Khuzil Afwa.
Dia mengungkapkan rasa syukur atas dimulainya pembangunan klinik tersebut dan berharap proses pembangunan berjalan tanpa kendala dan dapat segera digunakan oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul untuk melaksanakan peletakan batu pertama Klinik Ridho Husada II di Desa Cimanuk,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cimanuk, Khaerullah mengapresiasi dan mendukung penuh pembangunan klinik tersebut sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Desa dan seluruh masyarakat sangat mengapresiasi dan mendukung pembangunan Klinik Ridho Husada II. Semoga proses pembangunan berjalan lancar dan segera selesai, sehingga dapat dimanfaatkan oleh warga, khususnya untuk kebutuhan pengobatan dan layanan kesehatan,” katanya.
Lebih lanjut, dia berharap pembangunan klinik itu segera direalisasikan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat Desa Cimanuk dan sekitarnya.
Diketahui, Klinik Ridho Husada pertama kali berdiri di Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan, pada 28 Desember 2012 silam.
Kemudian, pada 16 Januari 2014, klinik kedua didirikan di Desa Cimanuk sebagai bagian dari perluasan layanan. Pembangunan klinik baru ini merupakan pengembangan dari fasilitas sebelumnya, guna meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan kesehatan. (rizki/wahyudi)


