Kamis, Januari 29, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Kejari Pesawaran Musnahkan Barang Bukti 79 Perkara Pidana

PESAWARAN (wajah.co)–Kejaksaan Negeri (Kejari) Pesawaran musnahkan sejumlah barang bukti dari 79 perkara pidana di wilayah hukum kabupaten setempat.

Kepala Kejaksaan Negeri Pesawaran Tandy Mualim mengatakan, pemusnahan barang bukti itu berasal dari berbagai perkara kejahatan yang telah berkekuatan hukum tetap dan telah divonis oleh pengadilan negeri.

“Barang bukti tindak pidana yang kita amankan berupa: tindak pidana umum (Tipidum) sebanyak 54 perkara, Narkotika sebanyak 32 perkara, Kamnegtibum sebanyak tujuh perkara serta Oharda 13 perkara,” kata Kajari Pesawaran Tandy Mualim saat mengelar pemusnahan barang bukti di halaman Kejari setempat, Rabu (25-6-2025).

Pemusnahan Barang Bukti yang berasal dari perkara tindak pidana orang dan harta benda (Oharda), perkara tindak pidana umum lainnya (TPUL), dan perkara tindak pidana narkotika.

BACA JUGA:  Jalin Sinergi, Kapolres Sambangi Balai Wartawan PWI Pesawaran

“Barang bukti ini telah memiliki kekuatan hukum tetap, sesuai amar putusan pengadilan barang bukti kejahatan itu dirampas untuk dimusnahkan,” kata Tandy.

Dia menyebut, pemusnahan barang bukti tersebut berupa: Sabu-sabu, Senjata Api, Senjata tajam, Handphone, kotak rokok, Alat hisap sabu (Bong), timbangan digital sekop plastik, dompel.

Kemudian, pak plastik klip, bungkus plastik klip, tas, helai pakaian, buku tulis, sandal, sepatu kursi plastik, kobelan angka, famou, sarung tempurung, aki lapak dadu buah mala dadu, as hulan, karung, helm gelaria karet, papan kayu kunci tujuh dan kunci delapan.

Tandy menjelaskan, pemusnahan barang bukti itu merupakan salah satu bentuk komitmen Kejari Pesawaran dalam menegakkan hukum dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

“Saat ini pemusnahan masih didominasi oleh dua tindak pidana yang merajalela di Kabupaten Pesawaran antara lain kejahatan narkotika serta Orhada,” jelasnya.

Dia berharap, sinergitas antar lembaga penegak hukum dan unsur Forkopimda, khususnya Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran dapat terjalin lebih nyata ke depannya.

Menurut dia, Kolaborasi itu sangat penting dalam mendukung langkah-langkah preventif, khususnya terkait upaya pencegahan peredaran narkotika. Sebab, peredaran narkotika masih cukup tinggi di Kabupaten Pesawaran.

“Kami berharap kerja sama lintas sektor dapat semakin kuat, tidak hanya dalam penindakan, tetapi juga dalam pencegahan untuk memerangi tindak pidana dan menjaga keamanan pada wilayah hukum Kejaksaan Negeri Pesawaran,” harapnya. (zal)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments