Kamis, Januari 29, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Pemkab Pesawaran Komitmen Bangun Wilayah Pesisir

Pesawaran (wajah.co)– Pemerintah Kabupaten Pesawaran terus berupaya mendorong akselerasi pembangunan di wilayah pesisir.

Upaya itu dalam wujud rencana pembangunan infrastruktur jalan lingkungan dan normalisasi sungai yang mencakup dua desa di wilayah Kecamatan Padang Cermin, Yaitu Desa Banjaran dan Desa Padangcermin.

Plt. Kadis PRKP Pesawaran Evans Saggita merincikan, rencana pembangunan mencakup peningkatan jalan lingkungan di Dusun Lubuk Baka 1 sepanjang 583 meter dan Lubuk Baka 2 sepanjang 434 meter, dengan lebar 2,5–3 meter dan ketebalan 15 cm menggunakan rabat beton.

“Selain itu, pembangunan jalan lingkungan juga akan dilakukan di Dusun Timbul Harjo Desa Banjaran dengan panjang 232 meter. Sementara itu, direncanakan pula normalisasi sungai sepanjang 400 meter untuk mengatasi sedimentasi penyebab banjir,” katanya, Senin (22-9-2025).

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Plt. Camat Padangcermin, Eko Novian menyebut bahwa rencana pembangunan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

“Sebab, selama ini perbaikan jalan hanya bisa dilakukan sebagian melalui dana desa. Kehadiran program kabupaten ini dinilai memberi harapan besar bagi warga sekitar,” terangnya.

Tokoh masyarakat setempat, Darman mengaku selama ini perbaikan jalan dan normalisasi sungai hanya dilakukan dengan swadaya gotong royong masyarakat. Dirinya mengaku sangat gembira dan berterima kasih dengan adanya rencana pembangunan ini.

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

“Kami berharap prosesnya bisa berjalan maksimal sehingga saat musim hujan warga tidak lagi cemas,” harapnya.

Bupati Pesawaran Nanda Indira Bastian berpesan agar warga bersama mendukung pembangunan jalan lingkungan serta turut menjaga kebersihan sungai.

“Kita sama-sama menjaga tidak membuang sampah di sungai, termasuk juga imbauan dari para perangkat desa masing-masing untuk memberikan batas aman pembangunan bangunan/rumah dari badan sungai.

Nanda juga berharap, masyarakat tidak sembarangan dalam membangun rumah di sekitar bantaran sungai.

“Karena ketika musim hujan, tanah rawan tergerus sehingga akhirnya terjadi longsor,” katanya.(red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments