Bandarlampung (wajah.co)– Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal meminta dengan tegas agar Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melayani Makan Bergizi Gratis (MBG) harus melakukan tugasnya sesuai dengan SOP yang berlaku.
“Kita menekankan agar seluruh SPPG agar mengembalikan seperti delapan bulan yang lalu. Kita ingin seluruh SPPG dapat menjalan SOP denhan sangat ketat,” tegas Gubernur Mirza menyusul banyaknya kasus keracunan MBG di wilayah setempat, Selasa (30-9-2025).
Selain itu, dia juga mengajak kepala daerah beserta jajaran untuk turut mengawasi seluruh dapur MBG di Provinsi Lampung.
“Hari ini saya menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah, dinas kesehatan, puskesmas, instansi vertikal dan semuanya untuk melakukan pengawasan di seluruh dapur,” terangnya.
Terlebih, dia menilai, Program tersebut juga sangat membantu perekonomian masyarakat dengan menghasilkan 28 juta porsi MBG setiap bulannya. Hal itu berpengaruh pada kebutuhan pangan lokal.
“Artinya setiap bulan itu ada 28 juta butir telur, 28 juta potong ayam, 28 juta ikan dan lain-lainnya. Jadi kebutuhan pangan lokal meningkat,” tutupnya.(red)


