Bandarlampung (wajah.co)– Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan memastikan akan memperketat belanja sesuai dengan prioritas.
Hal itu menyusul realisasi pendapatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk sektor pajak pada tahun 2025 diperkirakan tidak mencapai target.
“Kalaupun terjadi PAD yang direncanakan tidak sesuai dengan rencana, maka dari sisi belanja sudah mulai berhati-hati,” kata Marindo saat diwawancarai, Selasa (23-9-2025).
Menurut dia, dengan adanya pengetatan belanja daerah diharapkan tidak terjadi tunda bayar.
“Kita berharap tidak terjadi tunda bayar kalau perhitungan dicermati diawal,” jelasnya.
Di lain sisi, dia menjelaskan, Pemprov tetap menggenjot pendapatan daerah dari sektor pajak. Terutama dari sisi pajak kendaraan bermotor (PKB) yang merupakan penopang utama.
“Ini kan masih ada waktu sampai dengan Desember. Kita mendorong Bapenda untuk menggenjot sisa waktu ini memaksimalkan pendapatan daerah,” sebutnya.
Dia juga mendorong Bapenda untuk menggandeng OPD terkait untuk memaksimalkan PAD.(red)


