Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Harga Beras Naik, Pemprov Lampung Waspadai Inflasi

Bandarlampung (wajah.co)–Harga beras di Provinsi Lampung pada Agustus 2025 tercatat mengalami kenaikan, meski Indeks Perkembangan Harga (IPH) justru turun sebesar -0,199 persen. Kenaikan itu membuat Pemerintah Provinsi Lampung mewaspadai terjadinya inflasi.

Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik (BPS), beras medium naik 1,1 persen menjadi Rp14.005 per kilogram, sementara beras premium meningkat 0,83 persen menjadi Rp16.618 per kilogram dibanding bulan sebelumnya.

Kenaikan harga beras menjadi perhatian pemerintah daerah dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dipimpin Sekretaris Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, Senin (25-8-2025). 

Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Lampung, Bani Ispriyanto, yang hadir secara virtual, menyebutkan meski IPH Lampung tercatat turun, tren kenaikan sejumlah komoditas pangan tetap harus diwaspadai.

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

“Selain beras, harga bawang merah juga melonjak tinggi hingga 12,79 persen dengan rata-rata Rp53.098/kg, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp36.500. Sementara itu, minyak goreng naik tipis 0,21 persen, meski Minyakita turun 0,05 persen namun masih berada di atas HET Rp15.700/liter,” jelasnya.

Adapun penurunan harga terjadi pada cabai rawit, cabai merah, bawang putih, dan daging ayam ras. Penurunan harga inilah yang berkontribusi terhadap turunnya IPH Lampung sebesar -0,19 persen pada minggu ketiga Agustus.

Bani Ispriyanto menegaskan bahwa Pemprov Lampung akan terus mengawal distribusi bahan pangan agar harga beras dan kebutuhan pokok lainnya tidak semakin membebani masyarakat.

BACA JUGA:  Terget Penerimaan Pajak Samsat Pesawaran Tembus Rp55 Miliar

Sementara, Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyampaikan pemerintah tengah membahas penyesuaian harga beras medium agar lebih stabil, yakni Rp13.500/kg untuk Zona 1, Rp14.000/kg untuk Zona 2, dan Rp15.000/kg untuk Zona 3.

“Stok beras nasional masih aman mencapai 3,9 juta ton, dengan penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebesar 70.519 ton atau 5,35 persen dari target Juli–Desember 2025. Distribusi Minyakita di Lampung juga cukup besar, mencapai 4,78 juta liter dari total nasional 60,54 juta liter,” katanya.(red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments