Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

DPRD Pesawaran Sebut Tunggakan Siltap 2024 Sudah Dianggarkan

Pesawaran (Wajah.co)— Tunggakan Penghasilan Tetap (Siltap) bagi aparatur desa tahun 2024 di Kabupaten Pesawaran telah dianggarkan oleh DPRD Pesawaran dan akan direalisasikan pada tahun 2025 ini.

Karena itu, Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran, membantah terkait isu pemerintah daerah setempat memiliki hutang kepada aparatur desa sejak tahun 2021 sampai dengan saat ini.

Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, M. Nasir mengatakan, berdasarkan audensi dengan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Pesawaran, Siltap terhutang hanya di tahun 2024.

“Ini yang harus kita luruskan, Siltap aparatur desa itu hanya terhutang tahun 2024 dua bulan dan itu sudah kita anggarkan tahun 2025 ini, kalau yang ditahun 2021, 2022, dan 2023 semua telah selesai kita bayarkan,” kata Nasir usai audiensi bersama sejumlah aparatur desa di ruang rapat DPRD Pesawaran, Senin (6-1-2025).

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

Nasir mengungkap, dalam pertemuan itu selain membahas permasalahan Siltap, para aparatur desa juga menyampaikan terkait dengan permasalahan BPJS yang tidak dapat digunakan oleh para aparatur.

“Kalau permasalahan BPJS memang pada tahun 2024, kita memiliki hutang sebanyak 14 miliar, sudah kita anggarkan di tahun 2024 namun memang tidak merampungkan tunggakan tersebut, dan ditahun 2025 ini kita anggarkan lagi sebanyak 21 miliar, untuk kekurangannya kita akan bahas lagi di APBD perubahan,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Terget Penerimaan Pajak Samsat Pesawaran Tembus Rp55 Miliar

Sementara itu, Ketua PPDI Pesawaran Suwanto mengatakan, kedatangannya ke Kantor DPRD untuk menyampaikan permasalahannya tentang siltap yang tertunda di tahun 2004, yaitu bulan Oktober Desember dan ingin memastikan apakah itu sudah teranggarkan di tahun 2025.

“Alhamdulillah, tadi kami sudah mendengarkan dari pak dewan, hal itu sudah teranggarkan di 2025 dan kami mohon agar permasalahan ini dapat dengan cepat terealisasi,” kata dia.

Dia menyebut pihaknya selaku perangkat desa, sangat mendukung sepenuhnya tentang peningkatan PAD yang ditargetkan pemerintah kabupaten setempat. “tapi kami meminta agar hak dan kewajiban kami agar tersalurkan juga,” harapnya. (Pps)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments