Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Komisi IV DPRD Pesawaran Dalami Dugaan Penyimpangan Dana PIP

Pesawaran (wajah.co)– Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pesawaran gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) kabupaten setempat.

Rapat itu digelar menyusul banyaknya masukan dari masyarakat terkait dugaan penyimpangan dana Program Indonesia Pintar (PIP). Atas dasar itu, Komisi IV DPRD Pesawaran akan mendalami dugaan penyimpangan program tersebut.

“Kita minta data penerima by name by address di sebelas kecamatan guna pengawasan silang. Kami akan bergerak menelusuri pemasalahan PIP ini, dan kita akan bongkar penyimpangan PIP yang dilakukan oleh oknum itu,” ungkap Wakil Ketua I DPRD Pesawaran M.Nasir saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang Komisi IV DPRD, Jumat (21-2-2025).

Ketua DPD NasDem Pesawaran itu juga meminta adanya pembinaan dan pengawasan melekat dari Dinas Pendidikan kabupaten setempat agar hal hal serupa tidak terjadi lagi ke depan.

BACA JUGA:  Terget Penerimaan Pajak Samsat Pesawaran Tembus Rp55 Miliar

“Pertama kami akan croscek kepada siswa dan pihak terkait. Sehingga persoalan ini bisa clear dan ke depan tidak ada oknum yang bermain apalagi dikondisikan secara terstruktur mulai minggu depan kita akan kerja keras turun lapangan,” ucapnya.

Sementara, Ketua Komisi IV Muhammad Rinaldi menambahkan bahwa Rapat Dengar Pendapat bersama Disdikbud bertujuan meminta data penerima PIP di Pesawaran untuk memastikan PIP tepat sasaran.

“Dengan adanya data ini bisa kita tertibkan. Karena kita banyak mendengar, rekening PIP ini dipegang kepala sekolah. Buku rekening sekolah yang megang. Bahkan ada dana turun di cetak rekening koran, tapi si murid tidak menerima. Nah, ini kan ada indikasi penggelapan dana PIP,” kata dia.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Anggota Komisi IV Yulian Nursasongko pun mempertanyakan mengapa kepala sekolah bisa mengambil langsung dana PIP ke Bank.

“Dahulu ada kebijakan saat covid tidak boleh berkerumun. Tapi sekarang kok kebablasan. Jangan sampai kepala sekolah di bawah ini menjadi korban. Apakah ini permainan kepala sekolah atau sudah terstruktur,” kata dia.

Menjawab pertanyaan tersebut Kabid PAUD Disdikbud Pesawaran Yuhana mengatakan bahwa jika ada penyimpangan dana PIP itu dilakukan oleh oknum

“Kalaupun ada kejadian seperti itu (pengondisian) itu ulah oknum. Selain itu, keterbatasan akses orang tua, sehingga terkadang pihak orang tua mempercayakan (mencairkan dana PIP) kepada pihak lain atau sekolah, dan mungkin bisa disalahgunakan,” pungkasnya. (Rama/Bambang)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments