Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Bagelen, Desa Kolonisasi Hindia Belanda yang Kini Berusia 120 Tahun

PESAWARAN (wajah.co)– Lebih dari satu abad yang lalu Desa Begelen, Kecamatan Gedongtataan resmi terbentuk, atau tepatnya pada tahun 1905. Desa Begelen menjadi lokasi program kolonisasi pertama kali penduduk Pulau Jawa pada masa pemerintah Hindia Belanda.

Setelah 120 tahun berlalu, ternyata masih banyak peninggalan yang dapat kita jumpai, mulai dari perkakas pertanian yang tersimpan rapi di Museum Transmigrasi, hingga tradisi dan adat yang tetap lestari hingga kini, salah satunya tradisi bersih desa dan doa bersama untuk merayakan hari jadi Desa Bagelen.

Kepala Desa Bagelen, Merdi Parmanto mengatakan selain bersih desa juga turut digelar pengajian serta doa bersama untuk kesehatan dan kesejahteraan warga desa. Selain itu, juha untuk mengingat serta mengenang jasa para leluhur pendiri desa.

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

“Masyarakat yang memahami dan mengerti arti perjuangan dan pengabdian terlebih kepada para leluhur sebagai dasar utama akan majunya desa tersebut,” kata Merdi.

Merdi mengungkap, rasa terimakasih kepada seluruh masyarakat serta sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT, atas perjuangan para leluhur yang telah memperjuangkan berdirinya Desa Bagelen hingga saat ini.

“Perjalanan panjang sampai saat ini kita dapat melaksanakan acara bersih desa sekaligus peringatan hari jadi Desa Bagelen Ke-120 dengan sangat meriah,” ungkapnya.

Kepala Desa dengan status Desa Mandiri ini menambahkan, para leluhur kita dulunya mungkin hidup dengan segala keterbatasan, tidak adanya lampu, kipas dan alat yang seperti saat ini.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Selain pengajian dan bersih desa, bakti sosial juga menambah semarak hari jadi Desa Bagelen. Santunan diberikan kepada 30 anak yatim piatu yang berasal dari BAZNAS Kabupaten Pesawaran. Diketahui, pengajian menghadirkan penceramah Ustadz Abdul Hamid.

Sementara salah satu jama’ah Halimah mengungkapkan rasa senangnya atas dilaksanakannya Pengajian Akbar. Doa bersama dengan tujuan memohon dijauhkan dari segala mara bahaya (bala) untuk masyarakat desa.

“Bersih desa merupakan acara yang diadakan setiap tahun dalam rangkaian hari jadi Desa Bagelen, mudah-mudahan kita semua terhindar dari segala bahaya dan penyakit serta masyarakat diberikan kemakmuran,” ungkapnya. (Yudhi)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments