BANDARLAMPUNG (wajah.co)– Kebudayaan daerah sebagai identitas nasional patut dilestarikan sebagai bagian dari pembangunan.
Terkait hal itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung, Wirahadikusumah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus melestarikan budaya daerah.
“PWI sudah lama memberikan perhatian serius terhadap kebudayaan, terbukti sejak tahun 2013 lalu, pernah digelar pertemuan redaktur budaya di Riau, hasilnya sejak saat itu rutin digelar anugerah kebudayaan pada perayaan Hari Pers Nasional,” kata Wira saat membuka diskusi bertajuk Kebudayaan Daerah sebagai Identitas Nasional, di hotel Emersia, Bandarlampung, Senin (11-8-2025).
Bahkan, Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah turut mengkampanyekan baju tapis Sulam Jelujur asal Kabupaten Pesawaran, yang menghantarkan Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona mendapat Anugerah Kebudayaan PWI Pusat.
“Provinsi Lampung memiliki prestasi membanggakan di kancah nasional hingga internasional, terbukti dua kepala daerah: Bupati Tulangbawang Barat, Umar Ahmad dan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona mendapat penghargaan dalam Anugerah Kebudayaan PWI Pusat,” kata Wira.
Kepala Diskominfo Provinsi Lampung, Ganjar Jationo mengatakan perubahan sosial dan kemajuan teknologi menuntut kita untuk terus memajukan budaya.
“Pemprov Lampung mendukung penuh diskusi yang dilegar oleh PWI Lampung, sekaligus berpesan pemanfaatan medsos dan media massa untuk membangun masyarakat yang melek budaya,” katanya mewakili Gubernur Lampung, Rahmad Mirzani Djausal.
Ganjar berharap, diskusi tersebut dapat menghasilkan ide dan gagasan untuk kemajuan pembangunan di Provinsi Lampung.
Ketua PWI Pesawaran, M. Ismail mengapresiasi diskusi kebudayaan tersebut sebagai upaya melestarikan budaya.
“PWI Pesawaran terus berkomitmen untuk mendukung program pembangunan yang mengedepankan aspek kebudayaan daerah,” katanya. (red)


