Jumat, Januari 30, 2026
No menu items!
IKLAN DISINI

Digitalisasi Zakat Pesawaran, Diganjar Penghargaan

Jakarta (wajah.co)– Bupati Pesawaran, Nanda Indira Bastian menerima penghargaan Baznas Award 2025 atas program digitalisasi zakat di kabupaten setempat.

Penghargaan itu diterima Bupati dalam acara yang diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI, Noor Achmad di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis (28-8-2025).

Penganugerahan itu merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia dalam rangka memberikan apresiasi kinerja pemerintah daerah.

Ketua Baznas RI, Noor Achmad menyebut penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi terhadap kontribusi nyata berbagai pihak dalam pengelolaan zakat di Indonesia.

Tahun ini, penghargaan ditetapkan dalam 10 kategori berbeda, baik dari Baznas daerah, lembaga amil zakat, media, kepala daerah, hingga perorangan.

BACA JUGA:  Disdukcapil Pesawaran "Jemput Bola" Datangi Warga

Noor Achmad berharap penghargaan Baznas Award 2025 dapat memicu semangat bagi daerah-daerah lain untuk memperkuat digitalisasi zakat.

“Penghargaan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk pencatatan sejarah atas kontribusi nyata yang telah diberikan. Apa yang dilakukan para penerima, termasuk kepala daerah, patut diapresiasi karena membawa dampak bagi penguatan gerakan zakat di Indonesia,” katanya.

Bupati Nanda Indira yang hadir didampingi Ketua Baznas Pesawaran, A. Hamid menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut.

BACA JUGA:  Jelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Bupati Nanda menilai penghargaan ini tak lepas dari peran Baznas Pesawaran yang selama ini telah mempercepat transformasi layanan zakat berbasis digital.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Kabupaten Pesawaran untuk terus mendorong pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, dan modern melalui digitalisasi.

“Alhamdulillah, penghargaan ini bukan hanya menjadi motivasi bagi kami, tetapi untuk seluruh masyarakat Pesawaran yang turut mendukung program zakat melalui sistem digitalisasi. Dengan cara ini, zakat bisa lebih mudah dijangkau masyarakat dan manfaatnya lebih luas dirasakan oleh mustahik,” kata Nanda. (red)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Google search engine
- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments